• Al Ittihadiyah
    • Sambutan Ketua Umum XX
    • Visi dan Misi
    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
  • Pilar
    • Pilar Pendidikan dan Dakwah
    • Pilar Sosial
    • Pilar Ekonomi
  • Feed + NationUmat

    Feed + Nation Menjadi gerakan pembaharuan untuk Indonesia yang dimulai dari pergerakan Ummat oleh Al Ittihadiyah.

    Pilar Pendidikan & Dakwah

    • Agenda
    • Kajian Harian
    • Materi Masjid

    Pilar Sosial

    • Agenda
    • Kajian Harian
    • Materi Masjid

    Pilar Ekonomi

    • Agenda
    • Kajian Harian
    • Materi Masjid
  • Keanggotaan
  • Waqaf
No Result
View All Result
  • Al Ittihadiyah
    • Sambutan Ketua Umum XX
    • Visi dan Misi
    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
  • Pilar
    • Pilar Pendidikan dan Dakwah
    • Pilar Sosial
    • Pilar Ekonomi
  • Feed + NationUmat

    Feed + Nation Menjadi gerakan pembaharuan untuk Indonesia yang dimulai dari pergerakan Ummat oleh Al Ittihadiyah.

    Pilar Pendidikan & Dakwah

    • Agenda
    • Kajian Harian
    • Materi Masjid

    Pilar Sosial

    • Agenda
    • Kajian Harian
    • Materi Masjid

    Pilar Ekonomi

    • Agenda
    • Kajian Harian
    • Materi Masjid
  • Keanggotaan
  • Waqaf
No Result
View All Result
Al-Ittihadiyah
No Result
View All Result
Home organisasi

Peta jalan dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-VIII

AI by AI
July 28, 2026
in organisasi
0

Peta Jalan Umat dalam KUII VIII: Pentingnya Revitalisasi Adab, Penegakan Hukum, dan Kemandirian Ekonomi

Dalam forum strategis Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-VIII, ditekankan pentingnya penyusunan peta jalan (roadmap) bagi umat Islam untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa. Majelis Ulama Indonesia (MUI) diapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk keteladanan di tengah krisis figur panutan di ruang publik

Berikut adalah poin-poin krusial yang disoroti dalam forum tersebut:

1. Urgensi Perbaikan Adab di Atas Ilmu

Persoalan mendasar bangsa saat ini dinilai bukan sekadar kurangnya tingkat pendidikan atau gelar akademis yang tinggi, melainkan merosotnya adab dan etika . Kerusakan sistem hukum yang kerap terjadi di tengah masyarakat sering kali diakibatkan oleh oknum penegak hukum yang menyalahgunakan wewenang. Oleh karena itu, revitalisasi pendidikan etika perlu dimasukkan ke dalam sistem pendidikan formal, nonformal, hingga ke sektor publik dan privat guna mengawal integritas para pemangku kebijakan .

2. Penegakan Hukum (Law Enforcement) yang Berkeadilan

Ulama didorong untuk lebih tegas menyuarakan penegakan hukum yang adil tanpa rasa minder. Sistem hukum yang berlaku harus berlandaskan nilai-nilai ketuhanan dan keadilan yang substantif, demi menghentikan berbagai bentuk pelanggaran yang merugikan negara dan rakyat .

3. Kemandirian Ekonomi dan Kedaulatan Energi

Isu kedaulatan sumber daya alam turut menjadi sorotan utama, mulai dari kepemilikan lahan hingga potensi besar sektor energi air di masa depan yang dinilai strategis bagi bangsa . Ormas Islam dan para ulama didorong untuk memperkuat kemandirian ekonomi—tidak hanya terbatas pada sektor perbankan syariah, melainkan merambah sektor riil—agar memiliki posisi tawar yang kuat (golden share) dan independensi yang kokoh .

Previous Post

PRK MUI DKI Jakarta Himpun Rekomendasi Melalui FGD Pencegahan Kekerasan, Pelecehan Seksual, dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kantor Pusat

Gedung Trihamas, Jl. Let. Jend. TB. Simatupang Kav. 11

Email : dpp@alittihadiyah.or.id

Telp: 0811320177

© 2023 Al-Ittihadiyah – Feed + Nation.

No Result
View All Result
  • Al Ittihadiyah
    • Sambutan Ketua Umum XX
    • Visi dan Misi
    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
  • Pilar
    • Pilar Pendidikan dan Dakwah
    • Pilar Sosial
    • Pilar Ekonomi
  • Feed + Nation
  • Keanggotaan
  • Waqaf

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.